Optimalisasi Pembelajaran Kimia Melalui Peer Teaching: Studi Kepuasan Mahasiswa
Optimalisasi Pembelajaran Kimia Melalui Peer Teaching: Studi Kepuasan Mahasiswa

Pada tahun akademik 2025/2026, Program Studi Pendidikan Kimia UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta menerapkan metode peer teaching dalam pembelajaran beberapa mata kuliah
utama, yaitu Kimia Organik, Dinamika Kimia, dan Kimia Anorganik. Studi komprehensif ini
bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode tersebut berdasarkan umpan
balik dari mahasiswa angkatan 2023.

Metode peer teaching, atau pembelajaran sebaya, kini semakin populer di lingkungan
perguruan tinggi, khususnya dalam mata kuliah yang bersifat kompleks seperti kimia. Dalam
metode ini, mahasiswa yang lebih berpengalaman berperan sebagai tutor bagi
rekan-rekannya, menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menarik. Pendekatan ini
mendorong partisipasi aktif mahasiswa serta memperkuat interaksi antar pebelajar
(Sutresna & Wijayanti, 2021).

Berdasarkan hasil survei, rata-rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelaksanaan peer
teaching tergolong tinggi, yaitu 9,2 dari skala 10 untuk Kimia Organik, 9,3 untuk Kimia
Anorganik, dan 7,9 untuk Dinamika Kimia. Temuan ini sejalan dengan studi Zhang et al.
(2023) yang melaporkan adanya peningkatan kepuasan belajar sebesar 32% pada
mahasiswa yang mengikuti peer teaching dibandingkan dengan metode konvensional.

Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat kepuasan mahasiswa
antara lain kemudahan dalam memahami materi, kejelasan penyampaian, suasana
pembelajaran yang santai dan interaktif, kesempatan berdiskusi melalui latihan soal, serta
peran tutor yang sabar dan komunikatif.

Pengumpulan data dilakukan melalui survei daring terhadap mahasiswa angkatan 2023
yang berpartisipasi dalam sesi peer teaching untuk mata kuliah Kimia Organik, Dinamika
Kimia, dan Kimia Anorganik. Survei mencakup penilaian tingkat kepuasan, alasan
pemberian skor, serta kritik dan saran mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan
pendekatan campuran, yaitu metode kuantitatif dan kualitatif.

Meskipun hasilnya positif, pelaksanaan peer teaching juga menghadapi beberapa
tantangan, seperti keterbatasan waktu diskusi, kesulitan dalam menentukan jadwal yang
sesuai antara tutor dan peserta, serta penggunaan tutor yang sama untuk beberapa mata
kuliah.

Selain meningkatkan pemahaman materi, peer teaching juga terbukti membantu mahasiswa
dalam persiapan ujian. Sebagian besar peserta merasa lebih siap menghadapi ujian setelah
mengikuti sesi ini. Temuan ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Hertiavi &
Kesaulya (2020), yang menjelaskan bahwa peer teaching dapat meningkatkan hasil belajar
mahasiswa, khususnya ketika diukur melalui tes atau ujian.

Salah satu saran yang banyak disampaikan mahasiswa adalah agar durasi pelaksanaan
peer teaching diperpanjang, sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk memahami
materi secara mendalam.Berdasarkan analisis umpan balik dan hasil penelitian terkini,
beberapa rekomendasi diajukan untuk meningkatkan efektivitas peer teaching dalam
pembelajaran kimia, yaitu: (1) memperpanjang durasi atau menambah frekuensi pertemuan,
(2) menyediakan lebih banyak latihan soal dan materi pendukung, serta (3) mengkombinasikan
pembelajaran tatap muka dan daring.

Secara keseluruhan, peer teaching terbukti menjadi metode pembelajaran yang efektif dan
diminati mahasiswa dalam perkuliahan kimia di UIN Jakarta. Dengan tingkat kepuasan yang
tinggi serta kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman dan kesiapan menghadapi
ujian, metode ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia di
perguruan tinggi. Meski demikian, upaya pengembangan, inovasi, dan evaluasi
berkelanjutan berdasarkan umpan balik mahasiswa dan hasil penelitian mutakhir tetap
diperlukan agar manfaat peer teaching dapat dioptimalkan secara maksimal.

DAFTAR PUSTAKA
Sutresna, W. B. O., & Wijayanti, W. (2021, March). The Effectiveness of Peer Tutor Learning
on the Improvement of Student’s Academic and Non-Academic Achievement. In 6th
International Seminar on Science Education (ISSE 2020) (pp. 839-844). Atlantis Press

Hertiavi, M. A., & Kesaulya, N. (2020). Peer Teaching sebagai Upaya Meningkatkan Hasil
Belajar Mahasiswa Program Sarjana Pendidikan Fisika. PSEJ (Pancasakti Science
Education Journal), 5(1), 28-34. https://doi.org/10.24905/psej.v5i1.17

Zhang, Y., Liu, L., & Chen, X. (2023). Student satisfaction and learning outcomes in
peer-taught organic chemistry courses. Journal of Chemical Education, 100(5), 1678-1689.